Tampilkan postingan dengan label Pemkab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab. Tampilkan semua postingan

Pejabat Pemda


NAMA JABATAN ALAMAT KANTOR NOMOR TELEPON NAMA PEJABAT

Bupati Kebumen Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 100 K. H. M. NASHIRUDDIN AM

Wakil Bupati Kebumen Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 164 H. RUSTRIYANTO, SH

Staf Ahli Bidang Pemerintahan           Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. -

Sekretaris Daerah Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 400 H. SUROSO, SH

             

Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kab.Kebumen           Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 141 H. ACHMAD UJANG SUGIONO, SH.

Bagian Tapem Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 202 SUTOYO, SH.

Sub Bagian Pemerintahan Umum Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 202 LUHUR RAHPINUJI, S.IP

Sub Bagian Administrasi Perangkat Daerah Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 202 SWIDIYONO, S.Sos

Sub Bagian Pemerintahan Desa dan Pertanahan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 202 Drs. SUMARNO, M.Si

             

Bagian hukum Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 217 WIDIATMOKO, SH. MH.

Sub Bagian Peraturan Perundang-Undangan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 217 PANCAR ADI KUNCORO, S.H. 

Sub Bagian Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 217 AMIN RAHMANURASJID, SH. MH.

Sub Bagian Dokumentasi Hukum Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 217 WIDYANINGSIH SUNARWATI, S.H.

             

Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kab.Kebumen           Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 140 H. MUDJI RAHARDJO, SH.

Bagian Administrasi Pembangunan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 215 GUNAWAN WIDHI WIBOWO, SE.

Sub Bagian Program Pembangunan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 215 JONI HERNAWAN, ST MT.

Sub Bagian Pengendalian Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 215 Drs. PAMUNGKAS TUNGGUL WASANA, M.Si

Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 215 PUTUT SUPRIYADI, S.Pi

             

Bagian Perekonomian Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 212 MULYADI, SH.

Sub Bagian Bina Produksi Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 212 LIFTYAWATI ANGGRAENI, SE

Sub Bagian Sarana Perekonomian Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 212 MUHARI, SE

Sub Bagian Bina Badan Usaha Milik Daerah Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 212 YUNITA PRASETYANI, SE

             

Bagian Kesra Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 227 H. SUMARNO, S.Sos

Sub Bagian Kesejahteraan Sosial Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 227 SITI NURIATUN FAOZIYAH, S.Ag

Sub Bagian Agama Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 227 H. MUSTAQIM, S.Ag

Sub Bagian Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 227 SUDARYONO, S.Sos

             

Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kab.Kebumen             Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 143 TRI WALUYO. S.Sos

Bagian Organisasi Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 225 Drs. LA ODE HASLAN

Sub Bagian Analisis Kelembagaan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 225 TAMIM SOBRI S.IP

Sub Bagian Ketatalaksanaan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 225 SETIYA BHIRAWA, SH.

Sub Bagian Kepegawaian dan Pendayagunaan Aparatur Negara Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 225 Drs. WAGIYO

             

Bagian Umum Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 225 Drs. EKO WIDIANTO

Sub Bagian Tata Usaha, Sandi dan Telekomunikasi Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 229 UNGGUL WINARTI, SH

Sub Bagian Rumah Tangga dan Protokol Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 115 ACHMAD PINUJI, S.E.

Sub Bagian Keuangan Jl. Veteran No. 2 Kebumen 0287 - 381144 - Ext. 229 FAUZIAH SRI PURWANI



posted under | 0 Comments

Data Pemerintah Kebumen

PEMERINTAHAN KABUPATEN KEBUMEN



I. PEMERINTAHAN






Kabupaten Kebumen terdiri dari 26 kecamatan yang terbagi menjadi 11 kelurahan dan 449 desa. Pada tahun 2007 jumlah Rukun Warga (RW) sebanyak 1.926 RW dan dibagi menjadi 6.963 RT. Kecamatan yang membawahi desa terbanyak yaitu Kecamatan Ambal dengan jumlah desa sebanyak 32 desa dan Kecamatan Kebumen dengan 29 desa/kelurahan. Sedangkan kecamatan yang paling sedikit jumlah desanya yaitu Kecamatan Sadang hanya 7 desa, akan tetapi kecamatan ini merupakan daerah tersulit di kabupaten ini.

Pada tahun 2007 jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS Otonom) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen sebanyak 14.077 orang. Dari jumlah tersebut 3,63% diantaranya berpendidikan SD, sedang yang berpendidikan SLTP sebanyak 6,88%, SLTA sebanyak 26,31%, D2/D3 sebanyak 35,44%, dan Sarjana sebanyak 27,74%. Jika dilihat menurut golongan kepangkatannya berturut turut golongan I (2,81%), golongan II (22,28%), golongan III (43,16%), dan golongan IV (31,75%).

Disamping PNS Otonom Pemda, di Kabupaten Kebumen juga terdapat PNS Instansi Vertikal yang berjumlah 1.829 orang, dengan persentase pegawai golongan I sebanyak 0,66%, golongan II sebanyak 24,89%, golongan III sebanyak 58,15%, dan golongan IV sebanyak 16,30%.

Penerbitan Kartu Keluarga, KTP, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Akta Kematian oleh Kantor Catatan Sipil dan Registrasi Penduduk pada tahun 2007 berturut-turut adalah 99.243, 183.985, 72.986, 146, 3, dan 39. Jika dibanding tahun 2006 realisasi penerbitan Kartu Keluarga turun sebesar 21,31%, KTP naik sebesar 1,63%, Akta Kelahiran naik 67,78%, Akta Perkawinan naik sebesar 19,67%, dan Akta Kematian naik 25,81%.


II. PERTAHANAN


Jumlah anggota TNI di Kabupaten Kebumen pada tahun 2007 sebanyak 478 orang, dari jumlah tersebut hanya ada satu anggota yang perempuan. Menurut tempat tugasnya 37 orang bertugas di MAKODIM 0709 Kebumen, 12 orang bertugas di Unit INTELDIM 0709 Kebumen dan sisanya sebanyak 429 orang tersebar di 22 KORAMIL yang ada di wilayah Kabupaten Kebumen.

Sedang anggota POLRI yang ada di Kabupaten Kebumen sebanyak 853 orang dengan jumlah anggota perempuan sebanyak 21 orang. Menurut tempat tugasnya 356 orang bertugas di POLRES Kebumen dan 497 orang bertugas di 22 POLSEK yang ada di wilayah Kabupaten Kebumen.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, partisipasi anggota Pertahanan Sipil (HANSIP) sangat diperlukan. Pada tahun 2007 jumlah anggota HANSIP di wilayah Kabupaten Kebumen sebanyak 15.037 orang terdiri dari 14.848 orang laki-laki dan 189 orang perempuan, yang tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Kebumen. Sedangkan jumlah Pos/Gardu Keamanan sebanyak 4.114 buah berkurang 59 buah jika dibanding pada tahun 2006.
 

posted under | 0 Comments

Sejarah Kebumen


SEJARAH KABUPATEN KEBUMEN



Sejarah Terjadinya Kabupaten Kebumen

Seperti halnya Daerah-daerah di Indonesia yang mempunyai latar belakang kultur budaya dan sejarah yang berbeda-beda, Kabupetan Kabumen memiliki sejarah tersendiri yaitu berdiri Kabupaten Kebumen dimana maksud yang dikandung untuk memberikan rasa bangga dan memiliki bagi warga masyarakat Kabupaten Kebumen yang selanjutnya dapat menumbuh kembangkan potensi-potensi yang ada sehingga dapat memajukan pembangunan di segala bidang .

Sejarah awal mulanya adanya Kebumen tidak dapat dipisahkan dengan sejarah Mataram Islam. Hal ini disebabkan adanya beberapa keterkaitan peristiwa yang ada dan dialami Mataram membawa pengaruh bagi terbentuknya Kebumen yang masih didalam lingkup kerajaan Mataram. Di dalam Struktur kekuasaan Mataram lokasi kebumen termasuk di daerah Manca Negara Kulon ( wilayah Kademangan Karanglo ) dan masih dibawah Mataram.

Berdasarkan Perda Kab. Kebumen nomor 1 tahun 1990 tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten kebumen dan beberapa sumber lainnya dapat diketahui latar belakang berdirinya Kabupaten kebumen antara lain ada beberapa versi yaitu :

Versi I

Versi Pertama asal mula lahirnya Kebumen dilacak dari berdirinya Panjer . Menurut sejarahnya menurut sejarahnya, Panjer berasal dari tokoh yang bernama Ki Bagus Bodronolo.Pada waktu Sultan Agung menyerbu ke Batavia ia membantu menjadi prajurit menjadi pengawal pangan dan kemudian diangkat menjadi senopati. Ketika Panjer dijadikan menjadi kabupaten dengan bupatinya Ki Suwarno( dari Mataram ), Ki Bodronolo diangkat menjadi Ki Gede di Panjer Lembah ( Panjer Roma ) dengan gelar Ki Gede Panjer Roma I, Pengangakatan tersebut berkat jasanya menangkal serangan Belanda yang akan mendarat di Pantai Petanahan sedangkan anaknya Ki Kertosuto sebagai patihnya Bupati Suwarno.Demang Panjer Gunung, Adiknya Ki Hastrosuto membantu ayahnya di Panjer Roma, kemudian menyerahkan jabatannya kepada Ki Hastrosuto dan bergelar Ki Panjer Roma II. Tokoh ini sangat berjasa karena memberi tanah kepada Pangeran Bumidirja. yang terletak di utara Kelokan sungai Lukulo dan kemudian dijadikan padepokan yang amat terkenal. Kedatangan Kyai P Bumidirja menyebabkan kekhawatiran dan prasangka, maka dari itu beliau menyingkir ke desa Lundong sedang Ki panjer Roma II bersama Tumenggung Wongsonegoro Panjer gunung menghindar dari kejaran pihak Mataram. Sedangkan Ki Kertowongso dipaksa untuk taat kepada Mataram dan diserahi Penguasa dua Panjer, sebagai Ki Gede Panjer III yang kemudian bergelar Tumenggung Kolopaking I ( karena berjasa memberi kelapa aking pada Sunan Amangkurat I ). dari Veri I dapat disimpulkan bahwa lahirnya Kebumen mulai dari Panjer yaitu tanggal 26 Juni 1677.

Versi II

Sejarah Kabupaten Kebumen dimulai sejak Tumenggung Arung Binang I yang masa mudanya bernama JAKA SANGKRIP yang berdarah Mataram dan dititipkan kepada pamannya Demang Kutawinangun. Setelah dewasa lalu mencari ayahnya ke keraton Mataram dan setelah membuktikan keturunan Raja maka ia diangkat menjadi Mantri Gladag, kemudian sampai Bupati Nayaka dengan Gelar Hanggawangsa. setelah diambil menantu oleh Patih Surakarta kemudian diangkat menjadi Tumenggung Arung Binang I sampai dengan keturunannya yang Ke III sedangkan Arung Binang IV sampai ke VIII secara resmi menjadi Bupati Kebumen.

Versi III

Asal mula nama Kebumen adalah adanya tokoh KYAI. PANGERAN BUMIDIRJA. Beliau adalah bangsawan ulama dari Mataram, adik Sultan Agung Hanyokro Kusumo. Ia dikenal sebagai penasihat raja, yang berani menyampaikan apa yang benar itu benar dan apa yang salah itu salah. Kyai P Bumidirjo sering memperingatkan raja bila sudah melanggar batas-batas keadilan dan kebenaran. Ia berpegang pada prinsip : agar raja adil dan bijaksana. Disamping itu juga ia sangat kasih dan sayang kepada rakyat kecil. Kyai P Bumidirjo memberanikan diri memperingatkan keponakannya, yaitu Sunan Amangkurat I. Karena sunan ini sudah melanggar paugeran keadilan dan bertindak keras dan kejam. Bahkan berkompromi dengan VOC (Belanda) dan memusuhi bangsawan ,ulama dan rakyatnya. Peringatan tersebut membuat kemarahan Sunan Amangkurat I dan direncanakan akan dibunuh, Karena menghalangi hukum qishos terhadap Kyai P Pekik dan keluarganya ( mertuanya sendiri ).

Untuk menghadapi hal itu, Kyai P Bumidirjo lebih baik pergi meloloskan diri dari kungkungan sunan Amangkurat I. Dalam perjalanan ia tidak memakai nama bangsawan , namun memakai nama Kyai Bumi saja.

Kyai P Bumidirjo sampai ke Panjer dan mendapat hadiah tanah di sebelah utara kelok sungai Lukulo , pada tahun 1670. Pada tahun itu juga dibangun padepokan/pondok yang kemudian dikenal dengan nama daerah Ki bumi atau Ki-Bumi-An, menjadi KEBUMEN.

Oleh karena itu bila lahirnya Kebumen diambil dari segi nama, maka versi Kyai Bumidirjo yang dapat dipakai dan mengingat latar belakang peristiwanya tanggal 26 Juni 1677.

Berdasarkan bukti-bukti sejarah bahwa Kebumen berasal dari kata Bumi, nama sebutan bagi P Kyai Bumidirjo , mendapat awalan Ke dan akhiran an yang menyatakan tempat.

Hal itu berarti Kabumen mula mula adalah tempat tinggal P Bumidirjo.

Di dalam perjalanan sejarah Indonesia pada saat dipegang Pemerintah Hindia Belanda telah terjadi pasang surut dalam pengadaan dan pelaksanaan belanja negara , keadaan demikian memuncak sampai klimaksnya sekitar tahun 1930. Salah satu perwujudan pengetatan anggaran belanja negara itu adalah penyederhanaan tata pemerintahan dengan penggabungan daerah-daerah Kabupaten (regentschaap) . Demikian pula halnya dengan Kabupaten Karanganyar dan Kebupaten Kebumen telah mengalami penggabungan menjadi satu daerah Kabupaten menjadi Kabupaten Kebumen. Surat keputusan tentang penggabungan kedua daerah ini tercatat dalam lembaran negara Hindia Belanda tahun 1935 nomor 629. Dengan ditetapkannya Surat Keputusan tersebut maka Surat Keputusan terdahulu tanggal 21 juli 1929 nomor 253 artikel nomor 121 yang berisi penetapan daerah kabupaten Kebumen dinyatakan dicabut atau tidak berlaku lagi. Ketetapan baru tersebut telah mendapat persetujuan Majelis Hindia Belanda dan Perwakilan Rakyat (Volksraad).

Sebagai akibat ditetapkannya Surat Keputusan tersebut maka luas wilayah Kabupaten Kebumen yang baru yaitu : Kutowingun , Ambal , Karanganyar dan Kebumen. Dengan demikian Surat Keputusan Gubernur Jendral De Jonge Nomor 3 tertanggal 31 Desember 1935 dan mulai berlaku tanggal 1 Januari 1936 dan sampai saat ini tidak berubah .Sampai sekarang Kabupaten Kebumen telah memiliki Tumenggung/Adipati/Bupati sudah sampai 29 kali.

KI BAGUS BODRONOLO



JAKA SANGKRIP

Jaka Sangkrip adalah anak Kyai Hanggayuda , karena sejak kecil ia menderita penyakit Ketrapen "puru" ia tidak disenangi keluarganya. pada waktu berumur 16 s/d 17 tahun ia meninggalkan Kutawinangun dan berguru kepada Kyai Amat Yusuf di desa Bojongsari dan memakai nama samaran Surawijaya dan termasuk murid yang luar biasa. Setelah selesai berguru lalu meninggalkan desa Bojongsari menuju desa Selang dan berguru ngaji kepada Kyai Jaiman. Di masa mudanya Jaka Sangkrip atau Surawijaya senang melakukan tapa brata dan menolong orang antara lain yaitu :

  • Di desa Prajutan Surawijaya melakukan tapa di bawah pohon "benda", tapa Ngluwat (berkubur diri). karena kesaktiannya ia dapat menyembuhkan penyakit lumpuh yang dialami Keluarga Nalagati.
  • Di Karangbolong saat melakukan tapa di Gua Menganti ia mendapat wasiat cemeti (cambuk), dan di hutan Moros ia bertemu Kumbang ali-ali (roh halus) yang selalu membantu kesulitan Surawijaya dengan cara menjelma menjadi kera putih.
  • Di Gunung Brecong bertapa dengan mengikuti peredaran matahari pagi hari menuju ke timur, sore hari menuju ke barat, selama 15 hari.
  • Di Pantai Selatan bertapa menimbun diri di dalam pasir.


Setelah bertapa lalu menuju ke Gunung Bulupitu dan memperistri ratu jun bernama Nawangwulan. atas nasihat istrinya itu ia lalu pulang ke Kutawinangun dan diberi senjata" Kyai Naracabala".

Pada waktu itu Kutawinangun diduduki oleh Demang Prawiragati sedangkan Kyai Hanggayuda bersembunyi di Ngabean.

NAMA-NAMA TUMENGGUNG/ADIPATI /BUPATI

YANG PERNAH MEMIMPIN KEBUMEN
         
NO
N A M A
TAHUN
NAMA DAERAH
FOTO
1
PANEMBAHAN BODRONOLO 1642-1657 PANJER  
2 HASTROSUTO 1657-1677 PANJER  
3 KALAPAKING  I 1677-1710 PANJER  
4 KRT.KALAPAKING  II 1710-1751 PANJER  
5 KRT.KALAPAKING  III 1751-1790 PANJER  
6 KRT.KALAPAKING  IV 1790-1833 PANJER  
7 KRT. ARUNGBINANG IV 1833-1861 PANJER  
8 KRT. ARUNGBINANG IV 1861-1890 KEBUMEN  
9 KRT. ARUNGBINANG IV 1890-1908 KEBUMEN  
10 KRT. ARUNGBINANG IV 1908-1934 KEBUMEN  
11 KRT. ARUNGBINANG IV 1934-1942 KEBUMEN  
12 R. PRAWOTOSOEDIBYO.S 1942-1945 KEBUMEN  
13 KRT. SAID PRAWIROSASTRO 1945-1947 KEBUMEN
14 RM. SOEDJONO 1947-1948 KEBUMEN
15 R.M. ISTIKNO SOSROBUSONO 1948-1951 KEBUMEN
16 R.M. SLAMET PROJORAHARDJO 1951-1956 KEBUMEN
17 R. PROJOSUDARTO 1956-1961 KEBUMEN
18 R. SUDARMO SUMOHARDJO 1961-1963 KEBUMEN
19 R.M. SUHARJO NOTOPROJO 1963-1964 KEBUMEN
20 DRS. R. SOETARJO KOLOPAKING 1964-1966 KEBUMEN
21 R. SUYITNO 1966-1968 KEBUMEN  
22 MASHUD MERTOSUGONDO 1968-1974 KEBUMEN
23 R. SOEPENO SURYODIPROJO 1974-1979 KEBUMEN
24 Drs. H.DADIYONO YUDOPRAYITNO 1979-1984 KEBUMEN
25 DRS. ISWARTO 1984-1985 KEBUMEN  
26 H. M.C. TOHIR 1985-1990 KEBUMEN
27 H. M. AMIN SOEDIBYO 1990-1995 KEBUMEN  
28 H.M. AMIN SOEDIBYO 1995-2000 KEBUMEN
29 Dra. RUSTRININGSIH 2000 - 2005 KEBUMEN
30 Dra. Hj. RUSTRININGSIH, M.Si 2005 - 2008 KEBUMEN
31 K.H.M NASHIRUDDIN AM 2008-2010 KEBUMEN

posted under | 0 Comments
Postingan Lama Beranda

Followers

    Piyambak Kulo

    Foto Saya
    Tjah Mirit
    kadang saya bisa muncul tak terduga tetapi kadang saya menghilang begitu saja bak bunglon yang bermimikri...........
    Lihat profil lengkapku

Recent Comments